Kelas Online
Seluruh Indonesia
Sesi online interaktif lewat Zoom dengan screen-share dan rekaman, dari mana pun dengan koneksi stabil. Komunitas Discord Retora melengkapinya untuk peer practice.

Dari gugup di depan lima orang sampai memegang panggung sendiri. Jalurnya lima level yang berurutan, dan tiap sesimu direkam lalu dibahas bareng trainer supaya kamu lihat sendiri apa yang berubah.
Kelas public speaking dan MC Retora di Solo terbuka untuk kamu yang ingin mendalami Pranatacara adat Jawa klasik, membawakan agenda protokoler daerah, atau menangani resepsi yang memadukan klasik dan modern. Konteks yang paling sering dipakai di sini: krama inggil yang formal, rangkaian gaya Kasunanan Surakarta, dan tata cara protokoler. Kelas public speaking adalah latihan terstruktur untuk berbicara di depan orang dengan percaya diri, mulai dari kendali napas sampai menyusun isi. Di Retora, jalurnya 5 level dari Fundamental sampai Signature, dan tiap sesi direkam lalu dibahas bareng trainer.
Coaching ladder berjenjang. Kamu naik jenjang hanya setelah tahap sebelumnya terbukti kokoh, jadi fondasi tetap utuh.
Bicara percaya diri berdiri di atas beberapa keterampilan yang bisa dilatih terpisah, lalu disatukan. Berikut yang digarap di jalur ini.
Tarik napas empat hitungan, tahan empat, embuskan empat. Dipakai sebelum naik dan saat pikiran mulai berlari, supaya suaramu punya tenaga yang stabil.
Point, Reason, Example, Point. Kerangka empat bagian yang bisa dipanggil dalam hitungan detik, cocok untuk menjawab pertanyaan dadakan tanpa kehilangan arah.
Situation, Task, Action, Result. Dipakai saat kamu perlu bercerita dengan bukti, misalnya menjelaskan pengalaman kerja atau menceritakan traksi ke calon investor.
Naik turun suara serta jeda yang diberi ruang membuat kalimat penting terdengar penting. Ini yang membedakan penjelasan yang diingat dari yang lewat begitu saja.
Rekaman sesi dibahas bareng trainer dengan catatan pada waktu tertentu, sehingga yang diperbaiki hal yang benar benar terjadi.
Naik jenjang ditentukan target yang terukur di tiap level, sehingga kamu tahu posisimu tanpa menebak.
Metode Confidence-Craft-Command menyesuaikan konteks Solo. Di sisi Craft, kamu melatih rangkaian Pranatacara klasik beserta urutan adatnya, karena di sini urutan sama pentingnya dengan kalimat. Di sisi Command, kamu melatih unggah ungguh yang ketat dan cara membawakan acara di depan keluarga sepuh yang menilai dengan telinga terlatih. Metode Confidence-Craft-Command menempatkan latihan pada urutan yang masuk akal. Fondasi mental dulu, karena kerangka sebagus apa pun akan buyar kalau napasmu masih pendek. Setelah itu baru teknik menyusun isi, dan terakhir penguasaan panggung.
Kamu melatih pernapasan 4-4-4, posisi berdiri, dan cara memulihkan diri saat pikiran mendadak kosong. Latihan dimulai di depan pendengar yang sedikit, lalu jumlahnya ditambah pelan pelan sampai rasa diperhatikan berhenti mengganggu.
Kamu melatih kerangka yang bisa dipanggil dalam hitungan detik, seperti PREP untuk menjawab pertanyaan dan STAR untuk bercerita. Yang digarap juga pembuka yang menancap, urutan isi yang jelas, dan penutup yang mengikat.
Kamu melatih variasi suara, jeda yang diberi ruang, dan cara menyusun cerita pendek supaya pendengar bertahan sampai kalimat terakhir. Di titik ini rekaman mulai dipakai untuk membandingkan minggu ke minggu.
Kamu melatih menyesuaikan tempo saat perhatian ruangan berubah, menampung pertanyaan yang menekan tanpa terburu buru menjawab, dan memulihkan alur ketika acara meleset dari rencana.
Tiap sesi direkam lalu dibahas bareng trainer dengan catatan pada waktu tertentu. Kebiasaan seperti kata sambung yang berulang atau suara yang menurun di akhir kalimat paling mudah terlihat lewat rekaman, karena saat sedang bicara perhatianmu ada di tempat lain.
Bagian paling awal, dan yang paling sering dilewati orang saat belajar sendiri. Tanpa napas yang stabil, kerangka sebagus apa pun akan buyar begitu kamu berdiri.
Bagian yang membuat isi kepalamu keluar berurutan, termasuk saat situasinya dadakan dan kamu tidak sempat menyiapkan catatan.
Isi yang sama bisa diingat atau dilupakan tergantung cara menyampaikannya. Di sini yang digarap suara, jeda, dan bentuk cerita.
Bagian yang paling sering menjatuhkan orang justru datang setelah presentasinya selesai, yaitu saat pertanyaan mulai berdatangan.
Rekaman jadi alat ukur, sehingga naik level ditentukan target yang bisa dilihat siapa pun yang menontonnya.
Kamu di Solo siap mulai kalau ingin mendalami Pranatacara gaya klasik, sedang diarahkan membawakan agenda protokoler daerah, atau diminta keluarga memegang acara adat kerabat sendiri. Tidak ada syarat pengalaman untuk masuk. Titik mulaimu dipetakan saat konsultasi awal, dan gambaran kasarnya begini.
Solo memegang standar Pranatacara berbahasa Jawa krama inggil yang paling formal di Indonesia. Rangkaian resepsi adat gaya Kraton Kasunanan Surakarta berjalan dengan urutan klasik yang ketat, dan pembawa acaranya menyebut nama keluarga beserta gelar lengkapnya. Di sisi lain, agenda protokoler pemerintah daerah Solo dan Jawa Tengah juga berjalan rutin sepanjang tahun.
Standar Solo memakai krama inggil penuh, menyebut nama keluarga dengan gelar lengkap, dan mengikuti urutan adat klasik dengan unggah ungguh yang ketat. Kesalahan sebutan langsung terdengar oleh tamu yang paham.
Rangkaian klasiknya panjang, mulai dari prosesi dawet yang dijalankan orang tua pengantin, midodareni, akad, panggih, sampai resepsi. Tiap segmen punya kalimat pembuka dan penutupnya sendiri.
Agenda protokoler Solo dan Jawa Tengah mencakup kunjungan pejabat, pelantikan, peringatan hari jadi lembaga, dan upacara resmi yang mengikuti UU 9 tahun 2010 tentang Keprotokolan.
Banyak keluarga urban memilih venue modern namun tetap menjalankan prosesi adat. Pembawa acaranya berpindah antara dua nada dalam satu rangkaian yang sama.
Rekaman tiap sesi dibahas bareng trainer dengan catatan pada waktu tertentu, sehingga kamu tahu persis bagian mana yang berubah dan bagian mana yang belum.
Tiap jenjang punya target terukur, misalnya membawakan speech 3 sampai 5 menit tanpa berhenti di tengah. Kamu naik setelah target itu tercapai.
Latihan dimulai dari pernapasan dan paparan bertahap, karena kerangka sebagus apa pun akan buyar kalau napasmu masih pendek saat berdiri.
PREP dan STAR dilatih sampai otomatis, sehingga jawabanmu tetap runtut walau disusun saat itu juga di depan orang.
Retora memakai trainer berpengalaman yang punya keahlian di bidangnya, dengan jam terbang bicara di depan umum. Dipilih sesuai levelmu dan ketersediaan jadwal.
Peer practice mingguan dan delivery event memberi kesempatan tampil di depan orang yang bukan teman sekelasmu, sehingga latihanmu diuji lebih dekat dengan aslinya.
Setelah menyelesaikan program, kamu menerima sertifikat apresiasi dari Retora sebagai catatan bahwa kamu sudah menuntaskannya. Sertifikat ini penghargaan dari Retora, dan berbeda dari sertifikasi profesi yang diterbitkan lembaga resmi.
Yang dilatih cara memegang rangkaian yang panjang, menyusun kalimat sambungan antar prosesi, dan memulihkan tempo saat acara mundur. Kekayaan istilah dan tata caranya sendiri tetap kamu dalami bersama tokoh adat setempat.
Modul ini menggarap unggah ungguh dan pilihan kata untuk acara adat resmi, mulai dari istilah yang paling sering dipakai sampai sapaan kepada yang dituakan, plus latihan pengucapan supaya terdengar wajar.
Modul protokoler membahas urutan acara resmi, tata letak, dan kalimat baku yang dipakai pada kunjungan pejabat, pelantikan, serta peringatan hari jadi lembaga.
Pranatacara di Solo biasanya diturunkan dari mentor senior, dan porsi latihannya bergantung pada kesempatan yang kebetulan datang. Retora menambahkan strukturnya, yaitu jenjang Fundamental sampai Signature dengan target terukur di tiap level, sehingga kemajuanmu punya penanda yang jelas. Tiga jalur ini sama sama bisa menambah kemampuan bicara. Yang membedakan seberapa terukur kemajuanmu dan siapa yang mendengarkan cara bicaramu.
Satu sesi 60 menit dengan trainer berpengalaman. Harga sama untuk online seluruh Indonesia, tatap muka mengikuti level kota. Paket lebih besar lebih hemat per sesi.
Pendaftaran dimulai dari paket terkecil 4 sesi, tidak bisa bayar per pertemuan. Pembayaran bisa lunas di awal, atau dua kali: 50% di awal belajar dan 50% sisanya di pertengahan paket.
60 sampai 90 menit per sesi
Hubungi kami
60 sampai 90 menit per sesi
Hubungi kami
Angka di bawah diturunkan dari rentang waktu tiap level di kurikulum, dan sifatnya gambaran umum. Kecepatan tiap orang berbeda tergantung frekuensi latihan dan seberapa sering kamu benar benar tampil.
Titik mulaimu sudah dipetakan. Pernapasan 4-4-4 jadi kebiasaan sebelum naik. Kamu membawakan speech 3 menit di depan 5 orang tanpa berhenti di tengah.
Kerangka PREP atau STAR sudah bisa dipanggil tanpa berpikir lama. Kamu membawakan presentasi 10 menit dengan pembuka dan penutup yang jelas, dan rekaman menunjukkan kata sambung berulang mulai berkurang.
Variasi suara dan bentuk cerita mulai terasa di penyampaianmu. Kamu membawakan speech 20 menit yang tetap diikuti sampai selesai, termasuk sesi tanya jawab setelahnya.
Kamu sanggup menghadapi audiens 50 orang ke atas dengan tanya jawab yang menekan, dan mulai punya gaya bicara yang dikenali orang sebagai milikmu.
Kami menyebutkan ini di awal supaya waktumu dan waktu kami sama sama terjaga. Kalau poin di atas terasa mengganjal, mungkin ada pilihan lain yang lebih pas untukmu.
Seluruh Indonesia
Sesi online interaktif lewat Zoom dengan screen-share dan rekaman, dari mana pun dengan koneksi stabil. Komunitas Discord Retora melengkapinya untuk peer practice.
Coach siap melatih tatap muka di kota-kota berikut via coach traveling.
Isi formulir pendaftaran, lalu tim Retora bantu tentukan titik mulai yang paling masuk akal untuk situasimu. Ingin mendalami Pranatacara gaya Solo atau membawakan agenda protokoler daerah?